Cokelat Praline – Andalkan praline karakter

Craftoflove.id Catering Pernikahan Jakarta. Karakter cokelat yang dibuat Tita bentuknya beragam. Tak hanya tokoh kartun seperti doraemon dan hello kitty yang laris disukai anak-anak, Tita juga membuat ragam bentuk yang lainnya. Jenisnya mencapai puluhan. Tak hanya karakter, ia juga membuat cokelat berbentuk makanan fast food. Bentuk-bentuk ini pun disukai anak-anak karena akrab dengan lidah mereka. Sekilas penampilan, tekstur dan warnanya, betul-betul mirip dengan aslinya, hanya berbeda ukuran karena bentuknya mini.

Baca juga : rebornmind.org

Misalnya cokelat berbentuk burger, hotdog, hingga kentang goreng. Cokelat karakter ini dibuat dalam bentuk praline. “Praline karakter nama bekennya,” jelas Tita. Jika melihat bentuknya, membutuhkan kejelian dan kesabaran untuk membuat setiap buah praline. Karakter seperti bentuk kartun, hewan, hingga makanan memiliki detail yang tak sedikit. Selain bagian wajah seperti mata, hidung, dan mulut untuk karakter yang berbentuk jenis makhluk hidup, ada pula lekukan, tekstur, dan warna yang harus diciptakan agar mirip dengan karakter aslinya.

Apalagi jika membuat bentuk makanan seperti tekstur lapisan burger atau hotdog, bahkan tumpukan kentang goreng bergaya fast food. “Seluruh bagian harus dibuat dari cokelat,” ujar Tita. Selain bentuknya yang menawan, Tita juga banyak menggunakan ragam warna untuk membuat pralinenya. Jenis flavoured chocolate dipilih sebagai bahan baku utamanya, karena sudah memiliki ragam warna, sekaligus rasa.

Baca juga : revogayahidup.com

Ada cokelat rasa stroberi yang berwarna merah muda, hingga cokelat raspberi yang berwarna ungu. Sedangkan warna kuning menggunakan rasa lemon, hijau untuk rasa mint, hingga milk dan white cokelat yang original. Selain rasa dan warna pada cokelat yang beragam, cokelat buatan Tita juga diberi varian isi. “Praline selalu identik dengan isi yang beragam,” tuturnya. Tita banyak menggunakan ragam rasa buah untuk membuat rasa cokelat lebih semarak.

Misalnya buah stroberi, rasberi, bluberi, lemon, nanas, dan mangga yang sudah diolah jadi selai. Lalu ada pula pilihan kacangkacangan seperti mede dan almon. Ada pula praline yang dibuatnya dengan isian kismis dan keju. Setiap cokelat karakter dibuat satu persatu secara hand made dengan tangan. Mulai dari membuat dasar cokelat, sampai penutupnya.

Biasanya bagian dasar dibuat mulai dari wajah, atau bidang utamanya terlebih dahulu. Setelah lapisan dasar mengeras, kemudian diberi cokelat warna selapis demi selapis. “Sungguh butuh ketelatenan luar biasa,” tutur Ibu 3 anak ini. Karena proses pembuatannya yang manual, cokelat ini tidak bisa diproduksi dalam jumlah banyak. Tita biasanya menghabiskan bahan baku cokelat lebih dari 10 kilogram per hari atau sekitar 4 karton cokelat per bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *